Keindahan Wisata Majalengka Dengan Green Canyonnya Goa Lalay

Diposting pada

Tema yang menarik sekarang ini, kami menghendaki membahas lebih dari satu curug yang ada di majalengka. Kenapa mesti curug majalengka, sebab terlintas dipikiran kami bahwasannya majalengka mendapat julukan seribu curug. Kebetulan penulis termasuk ada yang kelahiran berasal dari majalengka, tepatnya di kecamatan cikijing. Namun, kami akan menyebutkan dalam 1 halaman hanya satu persatu.

Nah teman akrab semua kali ini akan bahas yang namanya green canyon yang ada di majalengka. Green canyon sebutan para orang turis, sebab berasal dari suku katanya saja berbahasa inggris. Green itu hijau, tetapi canyon itu ngarai, jurang atau lembah. Jadi dinamain green canyon itu lembah bersama dengan air yang berwarna kehijauan.

Green canyon di indonesia tidak kalah menariknya bersama dengan green canyonya amerika. Indonesia mempunyai 3 green canyon diantaranya di pangandaran, bogor dan paling akhir di majalengka. Saat ini yang paling kondang di indonesia adalah green canyon di pangandaran ciamis. Green canyon di pangandaran sudah lama sekali, berasal dari sejak era presiden suharto. Green canyon pangandaran sebetulnya dikenal para warga itu cukang taneh, yang artinya jembatan yang terbuat berasal dari tanah. Saking kelamaan oleh sistem alam, supaya membentuk jembatan bersama dengan tekstur stalakit dan stalamit. Jadi green canyon hanya pemberian nama orang perancis yang mendapatkan cukang taneuh pangandaran.

Nah kalau yang di bogor beda kembali ceritanya, green canyon bogor ini nama lain dari curug leuwi hejo. Namun untuk curug leuwi hijau ini, tidak sebagus bersama dengan green canyon pangandaran. Karena curug ini tidak sepanjang dan selebar cukang taneuh. Ketika teman akrab datang kesini teman akrab tidak hanya menikmati curug leuwi hijau, sebab di bogor tepatnya di sentul ada 4 curug lainnya. Diantaranya curug barong, curug leuwi cepet, curug curug lewi liyek dan curug kembar. Masing-masing berasal dari curug selanjutnya berbesa cii-ciri dan mempunyai keindahan tersendairi. Itulah green canyon pangandaran dan green canyon bogor.

Selanjutnya kami bahas yang dinanti-nanti, yaitu green canyon majalengka. Seperti apa sih kelebihan green canyon di majalengka tak sekedar grenn canyon pangandaran dan bogor.

Pesona Green Canyon Wisata Majalengka
Mungkin teman akrab terasa aneh atau tidak cukup tahu mengenai green canyon majalengka, sementara tingkatkan tempat wisata green canyon di indonesia. Saat ini barangkali hanya warga majalengka para pengunjungnya, dan barangkali akan di kembangkan oleh para warga atau pemerintah setempat. Green canyon majalengka ini, nama lain berasal dari goa lalay. Karena goa ini terdapat kehidupan lalai atau kelelawar. Setiap waktunya kelelawar ini hinggap pada bebatuan atau gua ini. Keindahan didalamny mirip halnya layaknya green canyon pangandaran.

Gua lalay mempunyai susunan sungai bersama dengan aliran air yang kehijauan berasal dari cilongkrang. Aliran sungai ini diapit oleh tebing batu kehijauan yang terlihat mempesona, membentuk ukiran batu. Kesejukan akan terasa ke ubun-ubun, sebab suhunya dingin sekali.

Dibalik keindahan yang terhampar, teman akrab termasuk akan menikmati embunnya terjuan bersama dengan kilauan air terjun pelangi. Nampak tahu sementara matahari memancarkan sinarnya pada air terjun. Keindahan yang sangat menggugah dalam liburan di tempat ini. Curug ini dikenal bersama dengan air terjun ibun pelangi atau curug embun pelangi. Mungkin yang telah kondang bersama dengan curug pelanginya yaitu curug rainbow waterfall yang mana berada di bandung, namun kami saatnya curug ibun akan siap menjadi pesaing curug pelangi bandung.

Asal muasal curug ibun pelangi
Asal muasal curug ibun pelangi menurut dyaiganov dari situsnya, Curug Ibun berasal berasal dari Sungai Cilongkrang yang mengalir berasal dari kaki Gunung Ceremai. Pada satu bagian basic Sungai Cilongkrang, batuan basic sungainya tidak sangat tahan pada aliran air, supaya runtuh. Runtuhnya bagian basic Sungai Cilongkrang ini lantas mengundang erosi vertikal. Erosi vertikal inilah yang hingga sementara ini lebih dikenal sebagai Curug Ibun. Proses tergerusnya basic sungai yang tidak kedap air hingga berjalan runtuhnya basic sungai dan erosi veritkal ini berjalan sepanjang berjuta th. lamanya.

 

Aliran Sungai Cilongkrang yang runtuh lantas mengalir di bawah batuan beku yang berasal berasal dari aliran lava Gunung Ceremai supaya lama kelamaan, batuannya tergerus dan membentuk lorong yang sementara ini sanggup dicermati di tempat Curug Ibun bersama dengan ketinggian kurang lebih 20 m. Dinding di bagian kanan dan kiri aliran Sungai Cilongkrang membentuk guratan-guratan pada batuan yang hampir mirip satu mirip lain.

Kondisi ini menandakan bahwa tempat di kurang lebih Curug Ibun berada di tempat yang lemah pada pergerakan (dari dalam bumi). Secara morfologi, Sungai Cilongkrang termasuk ke dalam Sungai Stadia Muda. Sungai Stadia Muda bercirikan banyaknya jeram atau erosi vertikal, yang sanggup dicermati berasal dari keberadaan Curug Ibun sebagai hasil berasal dari erosi vertikal di aliran Sungai Cilongkrang.

Nah kalau teman akrab penasaran sanggup menjadi referensi sementara liburan. Saat ini tempat wisata green canyon majalengka membeludak pengunjungnya. Untuk wilayah wisata sanggup teman akrab tempuh 3 km berasal dari kota maja, tepatnya wilayah selanjutnya d desa sukadana kecamatan argapura kabupaten majalengka, anda bisa langsung menuju ke sana dengan memakai jasa Travel Jakarta Majalengka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *