Bagaimana Cara Membangun Rumah Tumbuh

Diposting pada

Pembangunan Rumah – Keinginan untuk membangun rumah idaman seringkali terbentur cost mahalnya lahan, material, dan cost pengerjaan. Apalagi untuk pasangan muda, terburu pas untuk menempatinya juga menjadi halangan tambahan. Solusi arsitektural untuk mengatasinya adalah bersama tempat tinggal tumbuh.

Rumah tumbuh mampu disimpulkan sebagai tempat tinggal yang mampu dibangun bertahap cocok keperluan dan cost pemiliknya; mampu berbentuk memberi tambahan massa bangunan ke samping kecuali lahan lumayan luas, ataupun peningkatan lantai bangunan khususnya untuk bangunan di lahan sempit.

Tetapi…., apakah tidak sibuk membangun tempat tinggal secara bertahap? Bukanlah lebih ringan membangun tempat tinggal sekaligus?  Bertahap? Apakah berarti rumahnya belum selesai dan tidak nyaman? Nah, artikel ini dapat membukakan jalan bagaimana langkah membangun tempat tinggal tumbuh yang benar tanpa mesti jadi terbebani atau jadi tidak nyaman.

Rumah Gandeng seluas 144 m2sengaja mempersatukan dua keluarga kakak beradik, sambil selalu mempertahankan privasi tiap-tiap keluarga. Setiap tempat tinggal juga mampu tumbuh cocok perkembangan keluarga ini.

1. Rencanakan Sejak Awal
Sebaiknya, sejak awal konsep membangun rumah, khususnya di lahan kosong, konsep tempat tinggal tumbuh telah digagas. Matangnya konsep sejak awal sangat mempengaruhi kebolehan lapisan bangunan yang dapat dikembangkan terhadap step selanjutnya.

Sebagai contoh, lapisan untuk tempat tinggal satu lantai dapat sangat tidak sama bersama lapisan untuk tempat tinggal tingkat. Jika sejak awal telah tersedia konsep untuk membangun dua atau tiga lantai, tetapi baru memiliki dana untuk membangun satu lantai, paling tidak lapisan bangunan telah disiapkan untuk kebolehan bangunan dua atau tiga lantai. Jadi, meskipun pembangunan terjadi step demi tahap, tetapi lapisan bangunan telah disiapkan bersama baik.

Yu Sing dan rekan-rekan di Akanoma selalu memperhatikan mutu pencahayaan dan sirkulasi hawa di tempat tinggal kecil type 60/97 ini. Jika tempat tinggal ini dapat ditingkat, cuma meningkatkan lantai di atasnya saja karena strukturnya telah siap. Tidak mesti merubah ukuran kebun dan sebabkan rusaknya sistem pencahayaan dan ventilasi silang yang telah dirancang bersama baik. Selain itu, pemanfaatan material alami terhadap bangunan sebabkan penampilannya menjadi berkarakter serta ringan dan tidak mahal perawatannya.

Jika menghendaki merenovasi tempat tinggal berasal dari pengembang untuk memberi tambahan area dan lantai, tidak  mesti dibongkar total. Siasati situasi yang tersedia dan mengfungsikan seoptimal mungkin.

2. Berorientasi Masa Depan
Keinginan untuk memiliki tempat tinggal tumbuh bukan hanyalah menghendaki memiliki tempat tinggal yang lebih besar. Hal penting yang mesti dipikirkan adalah mungkin memberi tambahan bagian keluarga dan peningkatan keperluan ruang.

Walau bersama budget yang lumayan minim, Rumah Magelang seluas 140 m2 ini selalu didesain bersama apik. Gaya Asian Minimalis Industrial sengaja dipilih supaya tempat tinggal nampak beda dan fresh dibanding bangunan sekitarnya yang tetap bernuansa pedesaan, dan sebagai antisipasi wujud bangunan di masa depan. Selain itu, material finishing bergaya industrial selain berkarakter juga minim perawatan. Kemungkinan pengembangan bangunan telah diantisipasi di sebagian massa bangunan dan lapisan peningkatannya juga telah disiapkan.

Ide cemerlang untuk mengfungsikan botol-botol bekas di dalam sistem pencahayaan menjadikan tempat tinggal ini unik di dalam kesederhanaannya.

3. Perhatikan Peraturan Pemerintah
Memang sepertinya arti tempat tinggal tumbuh cuma berarti memberi tambahan jumlah lantai. Namun, batasan jumlah lantai dan ketinggian bangunan dari peraturan pemerintah bisa menjadi permasalahan. Splow House menjadi tidak benar satu jawaban sebagai hasil kecerdikan arsitek di dalam mengatasinya.

Delution Architect merancang tempat tinggal ini sebagai solusi berasal dari keterbatasan dana di tengah banyaknya keperluan di lahan sempit berukuran 6×15. Konsep Split-Grow House dipilih untuk menanggulangi keperluan area setara 3 lantai. Skylinedengan desain tempat tinggal 2 lantai di sekitarnya selalu terjaga karena arsitek menerapkan konsep split untuk memanipulasi ketinggian bangunan.

4. Cerdik Menyiasati Tampak Bangunan
Walau tempat tinggal tumbuh seolah-olah tempat tinggal yang belum selesai, tetapi tidak berarti tampilannya berantakan. Setiap tahapan mesti selesai bersama baik dan menampilkan karya arsitektural yang lengkap dan estetis.

Secara tampilan eksterior, Inset House sudah cantik total, padahal tempat tinggal ini tetap berpotensi menjadi tempat tinggal tumbuh. Secara fasade-nya, kayu bergaris yang sengaja dimiringkan bukan cuma sebagai elemen estetika semata, tetapi berguna utama sebagai penghalau panas matahari sore. “Taman Melayang” di lantai dua menjadi mahkota rumah,fasade utama bangunan, view untuk 3 ruangan di lantai 2, dan meningkatkan kesejukan serta keasrian.

5. Tahapan Pembangunan Tidak Mengganggu Bangunan yang Sudah Ada
Proses membangun tempat tinggal lumayan melelahkan dan mengambil waktu, khususnya terhadap tempat tinggal tumbuh. Pembangunan dapat tetap dikerjakan hingga tempat tinggal sangat cocok bersama keperluan dan harapan. Namun, jangan hingga tiap-tiap tahapan mengganggu bangunan yang telah tersedia dan khususnya mengganggu kesibukan penghuni di dalamnya. Jadi, mesti kejelian di dalam membayangkan langkah pembangunan tahapan selanjutnya.

Sekilas keberadaan pintu di dinding atas nampak aneh, karena pintu itu tidak menuju ke suatu ruang. Namun, ternyata pintu itu sengaja disiapkan untuk pembangunan tempat tinggal tumbuh. Jadi, pas pembangunan step seterusnya tidak mesti kembali membongkar dinding, khususnya menghalau cost dan waktu.

6. Tumbuh Tidak Hanya Ke Atas
Apa yang mesti diperbuat kecuali batasan ketinggian dan jumlah lantai telah maksimal padahal keperluan area sangat diperlukan? Cerdiklah di dalam menyiasati area yang telah ada. Rancanglah furnitur multi-fungsi ataupun penggabungan area yang mampu digabungkan fungsinya.

Rumah tumbuh di tempat di bawah tangga Inset House dengan konsep furnitur multifungsi yang mampu menjadi tempat tidur dan sofa.

Rumah tumbuh menjadi solusi peningkatan keperluan di tengah keterbatasan dana dan lahan. Berbagai ide cemerlang mampu dituangkan di dalam membangun tempat tinggal tumbuh. Cerdiklah dan bebaskan kreativitas sambil selalu berorientasi masa depan. Raihlah tempat tinggal dambaan tanpa pusing cost bersama konsep masak yang sebabkan Anda sekeluarga nyaman pas pembangunannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *