5 Tips Agar Pesan Lagu Anda Masuk ke Hati Pendengar

Diposting pada

Tutorial berikut diedit oleh aku dan ditulis oleh Mas Fauzul Bachrie Nuralief, member komunitas MML dan pendiri situs Lagu Market, web site untuk menjual beli lagu. Silakan daftar gratis ke Lagu Market bila Anda mengidamkan menjual lagu Anda.

***

Setiap orang punyai cara yang tidak sama dalam menyebabkan lagu. Ada yang merekam cerita khususnya dahulu, memenggal kata untuk dijadikan lirik, lantas baru menciptakan nadanya. Ada yang berawal berasal dari suara khususnya dahulu baru liriknya. Bahkan tersedia yang dengan cara memandang gambar.

Namun tersedia satu hal pokok dalam menyebabkan lagu yaitu pesan. Pesan apa yang mengidamkan kami sampaikan lewat lagu tersebut? Apakah kami mengidamkan mengemukakan bahwa kami sedang patah hati? Atau sedang jatuh cinta? Sedang dilema? Ingin berdakwah? Mengkritik pemerintah? Atau mengidamkan mengingatkan betapa pentingnya menjaga alam ?

Itulah fungsi pesan yang bakal menyebabkan lagu makin hidup. Dari pesan itu bakal nampak cabangnya yaitu lirik dan nada. Semuanya adalah satu kesatuan. Nah bagaimana cara agar pesan dalam lagu enteng sampai? Berikut tipsnya:

1. Tuliskan Perasaan Anda
Apakah Anda ulang galau? Jangan merenung! Tulis perasaan Anda di buku semacam diary atau apapun.

Contoh: “Hari ini gue simak di Instagran gebetan, dia posting foto mesra serupa cowok barunya. Njir … Padahal baru kemarin traktir doi, baru kemarin termasuk dia udah chat pake kata “Yang”. Nyesek si, bodo terlalu deh.”

Nah tulis saja perasaan yang Anda rasakan, jangan dipendam. Punya keresahan apa, tulis saja dulu, dan ceritakan ke diri Anda sendiri.

2. Sisipkan Catatan Kecil Untuk Lirik
Setelah Anda selesai menuliskan perasaan Anda, sisipkan lirik berasal dari penggalan kalimat curhatan di atas. Dari lirik berikut tentukan peruntukan pesannya. Anda mampu membuatnya untuk pihak ke dua atau pihak ke tiga.

Contoh untuk pihak kedua: “Kau udah dalam mengenalku, kau dengar dan luruskan curahan hatiku, kau membuat ku menghendaki dan berangan, tetapi ternyata aku salah, bukan cuma aku yang kau perlakukan begitu, sebetulnya aku bodoh, terlalu nikmati harapan kosongku sendiri.”

Contoh untuk pihak ketiga: “Aku senantiasa membanggakannya, kala mereka bertanya, siapakah dirinya? Ku jawab ia lah segalanya. Namun seluruhnya berubah, kala bukan aku yang ia tunjukan, sebagai kekasihnya. ternyata aku salah, aku mulai kalah, harapanku memilikinya hampir musnah” (seperti sedang bercerita ke orang lain)

Kedua umpama pesan berikut adalah pesan yang serupa dalam sudut pandang berbeda.

Lihat Juga : lagubaruin.com

3. Kembangkan Lirik Yang Anda Dapat
Kembangkan lirik diatas jadi satu lagu. Jika mentok, Anda mampu melakukan pengulangan (repetisi) dalam penulisannya. Jika liriknya terlalu banyak, bagi jadi tiga bagian: verse, chorus, dan bridge.

Sebaiknya jangan terlalu banyak pesan dalam lagu Anda. Bukankah kami termasuk mengidamkan orang menghafal lagu kita? Pengulangan menyebabkan seseorang miliki kebiasaan dan cepat hafal.

4. Ciptakan Nada Dari Lirik Tersebut
Sekarang waktunya berekspresi dengan suara. Nada suara bakal mempermudah dalam mengemukakan pesan. Contohnya saat kami mengidamkan orang marah, katakan saja “Anjing!” dengan suara yang tinggi di hadapan orang tersebut. Tapi itu bakal tidak sama artikulasinya saat kami berbicara “Ih, anjing” kala tersedia cihuahua lewat dihadapan kita. Malah jadi lucu.

Nada itu perlu untuk mengemukakan pesan. Kalau lirik Anda galau, marahlah dengan merdu kala mengemukakan pesan lirik di anggota ‘ternyata bukan kamu yang dipilihnya, tetapi orang lain’.

5. Perdengarkan Lagu Anda ke Orang Lain
Yang terakhir, rekamlah lagu Anda. Kalau suara kamu kurang merdu, mintalah perlindungan kawan Anda yang mampu bernyanyi (atau sewa vokalis). Kalau Anda tidak mampu bermain alat musik, mintalah perlindungan kawan Anda yang mampu (atau sewa pemain musik).

Perdengarkanlah ke orang-orang di sekitar Anda, di sosial media, dan dimanapun di mana tersedia kesempatan. Amati respon mereka. Tanyakan bagaimana lagunya, apakah pesannya lumayan kuat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *